Poligami



Life is only once, your life partner too.
hidup cuma sekali, pasangan hidupmu juga.

Salah satu tulisan yang terlihat dari baju anak muda yang antre di depan Amiek.
Perkenalkan, Amiek, lelaki umur sembilan belas tahun yang pola pikirnya terlampau jauh dari manusia seumurannya, disaat teman-temannya berpikir untuk kalimat romantis di sosial media, Amiek justru sudah jauh berpikir, dia--Amiek hobi diam dirumah bersama Mama, tiap malam memijat kakinya, sesekali curhatan hati Mama nya terdengar

"Mama ingin kamu punya istri yang bisa faham cara urus rumah, bukan cuma faham urus dandan"

Mendengar lontaran itu dari Mama nya, Amiek tertegun dan berkata dalam diam.
Memangnya wanita baik itu ciri nya apa

Amiek menyeleksi teman wanita nya lewat kepala nya sendiri,
Dian, wanita pemalu yang tidak banyak bicara, biasanya Dian memakai kerudung panjang rapi tanpa cadar, Dian cuma liburan ke toko buku atau ke tempat sepi lainnya, bukan sombong, tapi memang Dian menolak keramaian, tapi Amiek pernah melihat Dian tertawa kencang karena mendengar gosip hangat dari temannya, Amiek pun sadar bahwa wanita baik bukan hanya dinilai dari hijabnya.
Ayu, wanita jawa periang yang pintar dan supel, jago berpresentasi makalah apapun, Amiek pun pernah jatuh cinta pada cara Ayu membenahi kerudung setengah syar'i nya, sederhana tapi menarik, bahkan tiada kalimat yang cocok untuk menjelaskan keindahan itu. bagi Amiek, Ayu adalah wanita baik untuknya, namun ketika Amiek menyaksikan Ayu menangis tersedu hanya karena hal sepele. Amiek sadar bahwa Ayu mengkhianati sifatnya sendiri.
Ara, berkarakter jepang, cantik dan berponi, namun bukan hanya itu yang Amiek cari, Ara cukup tidak konsisten dalam bersikap, kadang Ara diam kelabu, kadang juga ceria penuh warna, tapi karena Amiek bodoh, Amiek tidak memperdulikan semua itu. Amiek pikir hidupnya lima puluh tahun kedepan akan bahagia bersama wanita tanpa hijab tapi bergaya jepang itu. ternyata palsu, karena Ara patahkan konsistensi gaya jepangnya untuk seorang artis barat, Greyson Chance, bukan salah artis baratnya, salah Ara. Kenapa dia berbohong dengan dirinya, tunggu, atau ini semua salah Amiek, egois dengan prinsipnya?

Dalam satu sesi, Amiek sedang memijat kaki ibunya, Amiek memberanikan mulutnya untuk bergerak. Dan mulut pun menyetujuinya, "Ma, poligami itu kenapa ya--"

"Kenapa kamu harus bertanya seperti itu?" Mama, memotong.

"Maksudnya, kenapa poligami itu harus seratus persen tentang menjaga perasaan, padahal kan tidak ada salahnya ngobrol bertiga bersama-sama"

"hei biarpun bapakmu dulu susah, bapak susah bareng Mama!" lanjutnya, "Masa tiba-tiba ada orang lain menikmati kesuksesannya!"

Amiek pun diam, dengan dua alasan dan satu pertanyaan.
alasan pertama, Amiek takut dianggap bahwa Amiek adalah tim sukses agar bapak nikah lagi, alasan kedua Amiek sadar bahwa wanita baik itu bukan distandarkan dari seberapa ramah pembawaannya,  jepang prinsipnya pun tak membuat wanita itu jadi wanita baik, begitu pula kerudung panjang, jika itu membuat wanita menjadi merasa suci, mereka lupa, bahwa ada cacing tanah menunggunya.
pertanyaan ---
lalu, seperti apa wanita baik itu?