Buat apasih berakhlak?
Jika semua tutur indah, lemah lembut dan senyum permai adalah palsu.
"Eh kamu nggak punya akhlak ya!"
Ya gimana, masalahnya akhlak adalah sopan santun kelas manusia, itupun hanya di indonesia, karena akhlak berbanding lurus dengan sopan dan berbanding terbalik dengan kejujuran, nah kan?!
"Apa kejujuran itu termasuk akhlak?"
Iya lah! Kan kalau berakhlak harus jujur juga.
"Tapi kan kalau jujur, kita jadi nggak sopan sama lawan bicara, misal mulutnya bau, ya kita katakan bau dong, kan berakhlak"
Ha-ha-ha. Lucu, karena itu tidak mungkin terjadi di dunia yang cinta akan basa-basi dan pura-pura. Harusnya kita ya ngomong aja seadanya, misal Pak Presiden ngomong,
oh negara kita krisis nih, ayo kita jualan produk dalam negri supaya nggak krisis, saya ada uang sekian triliun, kalian mau buat apa?
"Dasar tukang mimpi, mana ada Pak Presiden seperti itu, kan kita harus memperhatikan sektor kesehatan karena COVID, sektor ketenagakerjaan karena banyak PHK, tahu apa sih kamu soal negara!"
Iya, kamu bener, tapi sekarang kok jadi kamu yang gak berakhlak ke aku?

0 comments:
Post a Comment