Ayah



Aku pernah membuatmu marah,sangat marah sampai lupa bahwa aku anakmuTak apa,
aku yakin engkau berniat baik

Sulit bagiku untuk mengaku,
bahwa hati ini rindu
Tapi lisan ku selalu membeku
Tiada kata rayuan rindu,
aku yakin ayah pun begitu

Ayah bilang,
dunia ini cuma tentang waktu
Entahlah, aku tak paham.
Semoga kau berumur panjang

Jika kematian mengetuk pintumu lebih dulu,
maka ku harap
Ragaku menolak kesedihan
Aku akan mendoakanmu, tanpa harus merindu
Bukankah di kita manusia, saat di perut bumi
itu lebih butuh doa daripada air mata?

0 comments:

Post a Comment