Hai kamu, makhluk yang bersemayam di dalam jiwa
kaumku menyebutmu malas
tapi aku tidak
aku menyebutmu temanku
temanku yang suka menjajal kebolehanku
tentang Dia
orang bilang aku ini sombong
sombong karena gengsiku tinggi
mereka bilang
semua yang kuperbuat hanya untuk harta bahkan tahta
mereka pikir Tuhanku begitu miskin dan malas
hingga tak mampu
tak mampu mengurusku
si miskin ini
aku akui bahwa aku gengsi
gengsiku tinggi
sangat tinggi bahkan gedung mewah Dubai pun terlewat olehnya
tapi bukan untuk kalian
yang masih ngontrak di dunia
mereka juga bilang kalau aku malas
iya, aku malas mendengar ocehanmu
di warung kopi dengan uang receh dan tawa
kopi pun ditemani makan
tapi takkan kenyang
karena disana
mereka makan daging saudara mereka sendiri.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment